#SPENDUGAHEBAT

Berita

Kalender Pendidikan SMPN 23 Balikpapan
Media Sosial

Literasi Spenduga Membaca (Anak Indonesia Hebat) Rabu, 16 September 2026

Anak Indonesia Hebat

Mentari pagi baru saja terbit, membiaskan sinar keemasan di halaman SDN 01 Harapan Bangsa. Di sana, ratusan murid berseragam olahraga merah-putih sudah berbaris rapi. Pagi itu bukan pagi biasa; sekolah mereka terpilih untuk memperagakan Senam Anak Indonesia Hebat dalam rangka peringatan Hari Pendidikan di tingkat kecamatan.

Di barisan paling depan, berdiri Gilang. Senyum lebar tak lepas dari wajahnya, meski kedua dadanya berdegup kencang karena gugup. Selama dua minggu terakhir, ia dan teman-temannya dipandu oleh Bu Rina, guru olahraga mereka, untuk menghafal setiap gerakan.

"Ingat anak-anak, senam ini bukan cuma soal menggerakkan badan, tapi tentang semangat, keceriaan, dan kekompakan kita sebagai anak Indonesia!" seru Bu Rina dari atas panggung kecil dengan pengeras suara.

Irama musik yang energik pun mulai berkumandang dari speaker sekolah. Nada mulanya gembira, memanggil seluruh barisan untuk bersiap.

"Satu, dua, tiga, empat!" Gilang menghitung dalam hati.

Pada gerakan pertama, mereka melompat kecil sambil melambaikan tangan ke atas dengan penuh gairah. Gerakannya mencerminkan keceriaan anak-anak nusantara yang cerdas dan berkarakter. Gilang melirik ke samping; Dion yang biasanya sering lupa gerakan, kini menirukan setiap ayunan tangan dengan sangat tangkas. Rania di sebelah kirinya tersenyum cerah, bergerak dengan begitu luwes.

Musik berlanjut ke bagian rentangan tangan dan pusingan badan. Seluruh murid bergerak serempak bagaikan ombak laut yang teratur. Rasa gugup yang tadi menyergap Gilang perlahan sirna, berganti dengan rasa bangga yang membuncah. Keringat mulai menetes di pelipisnya, namun rasa lelah itu kalah oleh semangat kebersamaan yang membakar dada.

Saat musik mencapai puncaknya, seluruh murid melakukan gerakan pendinginan dengan menyatukan kedua telapak tangan di depan dada, lalu membusungkan dada sambil tersenyum lebar—pose pamungkas anak Indonesia yang tangguh, sehat, dan berani bermimpi.

Tepuk tangan meriah dari para guru dan orang tua murid mendadak pecah usai nada terakhir berhenti. Bu Rina acung jempol dari jauh dengan wajah berbinar. Gilang menyapu keringat di dahinya, menatap langit pagi yang cerah, lalu tertawa lepas bersama teman-temannya. Pagi itu, mereka bukan hanya sekadar berolahraga, tetapi juga merayakan indahnya menjadi Anak Indonesia Hebat.

Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar!

  1. Di mana latar tempat terjadinya peristiwa dalam cerita tersebut?
  2. Siapa nama guru olahraga yang memandu para murid berlatih senam?
  3. Mengapa sekolah SDN 01 Harapan Bangsa mengadakan kegiatan senam tersebut?
  4. Siapa saja tokoh murid yang disebutkan berada di barisan paling depan bersama Gilang?
  5. Berapa lama para murid telah berlatih untuk menghafal gerakan senam tersebut?
  6. Bagaimana perasaan Gilang saat musik senam baru mulai berkumandang?
  7. Apa pesan yang disampaikan Bu Rina kepada anak-anak sebelum senam dimulai?
  8. Bagaimana reaksi para guru dan orang tua murid setelah senam selesai diperagakan?

 

Share to :